Posted by: syamsya on: March 2, 2009
I want to run…
I want to cry…
aq ga’ mau terjebak disini… menangis dalam sepi yg kurasakan sendiri..
aq ingin lari dari perih yg menghujam tak henti.. mencoba mencari arti diri…
Penat,, kenapa kepalaq terasa beRrRattt..
Posted by: syamsya on: November 1, 2008
pFuih… cepet banget.. ga’ kerasa udah akhir semester 3. Minggu dpn UAS euy… ya pa nie?? Siap2 melompat lebih tinggi… tak sekedar berlari.. apalgi cuma jalan… Oh no!!
yach,, kuat2an yuk… belajar.. haha Syamsya ga’ kuat kalo hrs belajar sampe’ malem.. siang aja ketedungan..
kalo Syamsya bilang sich.. Qta harus punya strategi..
Eits… bukan nyontek atawa ngrepex… ga’ jaman dech..
harus pnya cara belajar uniqe n asyik.. itu baru solusi!! hmmm… ada yg lupa,, berdoa… Ammieeeen…
Eh, belum berdoa koq udah amin.. hehe
Yach.. Semangat tuch… penting!! tetapkan tujuan yg jelas… Qey…
Singkat kata… berusaha yuk jd yg terbaik dari yg paling baik.
Posted by: syamsya on: October 28, 2008
Pfuih… nie baru posting… akhirnya Syamsya pny kesempatan buat ngisi blog lg. Cie elah… sesibuk pa sich sampe ga’ bs ngenet..
dari kampus Polije.. sekret Olah raga,, kesekretariatan futsal, Syamsya nulis blog nie.. sambil jaga n kerja kelompok .. hahaha… curi2 kesempatan.
Hmm,, setelah FD n prngkat lunak komputer Syamsya di rmh terinfeksi virus bbrp wkt lalu,, smw cerpen yg prnh Syamsya tulis hilang sudah.. tp alhamdulillah nie cerpen yg prnh Syamsya kirim ke email salah seorg tmn, msh bs di download. Silakan dibuka di gemuruh-ombak-karanggongso
Cerpen nie seberny kisah nyata yg didaur ulang… Syamsya persembahkan untukNYA yg Memberi Ilham.. ibu bapak yg selalu mendorong Syamsya untuk terus menulis,, saudari2Q … Syamsya ga’ bakal lupa masa2 indah Qta di SMA,, smga cerpen ini membuka memoar Qta..
Met baca yach… ^_^ Y !!! Semoga bisa diambil hikmahny…
Posted by: syamsya on: October 26, 2008
wkwkwk …
Lamaaaa bgt g’ nulis blog,, kangen nih.. tp lum da yg baru. Malah mo bikin blog baru nie, wah maf Q menduakanmu..
Skrg msh sibux, sibux…
Posted by: syamsya on: September 10, 2008
Memang sudah semestinya Ramadhan menjadi catatan penting bagi qta…
Pa ja sih yg perlu dicatat di bulan Ramadhan nie?? Yg jelas,,, catatan amal ibadah qta hrs jelas…. <hiks,,, punyaq sdh da yg lost bbrp hr trakhir…> Dari catatan tu qta bisa mengevaluasi diri, sejauh mana qta bs memanfaatkan Ramadhan bulan mulia ni untuk sebanyak-banyaknya beramal sholeh. Perlu lho,,, Why?? supaya ada peningkatan dalam diri qta. Siapa sih yg g’ pengen dicintai Allah ??? Coz,, standar penilaian Allah adalah derajat ketaqwaan… So, jgn dilewatkan Ramadhan nie sbg ajang meng-upgrade kualitas keimanan diri qta.
Berfastabiqul khoirot…lah!!
Dari sekian………………………………………………………………………… <kurang panjang ni…….> manusia. Akan hanya ada sedikit org yg berhasil mencapai kecintaan Allah. So, bersiaplah menjadi salah satunya…
Ganbatte kudasai!!!
Report dr catatan Ramadhanq kmrn spertinya belum bs dievaluasi dech… hehe << pa karna g mau evaluasi yach>> Yang jelas,,, harus ada perbaikan diri setiap harinya….
I must change!!! Ramadhan ……… I’m coming !!! Udah 10 hari lo’….
Posted by: syamsya on: June 11, 2008
Rasa2nya udah lama bgt Syamsya g nulis. Cerpen kek, artikel, opini apalgi . . . rasanya buntu ya. Kekurangan ide atau memang g bisa nuangin kreatifitas Syamsya di atas kertas ? ?
Sibuuu . . k ,, Sibuuuu . . . kk terussss
Banyak kesibukan bikin Syamsya g bisa mikirin tulisan. Hehe . . . alasan ya. Memang mungkin manajemen waktu Syamsya yg kurang. Sudah banyak comment dr tmn2, jgn terlalu bnyk kegiatan.
Huuu . . . gmn y . . . emm , , kegiatan2 itu jg sangat penting sih bwt Syamsya.
>_< . . . tawazun ,, tawazun ,,
Kuncinya ada di waktu.
Semangat Syamsya . . .
Ayo nulis lagi. Cari inspirasi dimana pun berada. Jgn pernah berhenti menggoreskan penamu ,, sesibuk apa pun.
Eh . . . tp kapan y??
Ide . . . ide . . . datanglah ide . . .
. . . . . . . . . . . . . . .^_^ bisa bisa . . . tulis apa aja
Posted by: syamsya on: June 5, 2008
Bagimanapun cara penyajiannya, jika kopi sudah dicampur dengan minuman
beralkohol jenis apapun, maka statusnya yang semula halal berubah
menjadi haram.
Pada tulisan sebelumnya telah diuraikan bahan-bahan campuran kopi yang
bisa mempengaruhi status kehalalan secangkir kopi. Bahan-bahan campuran
seperti non-dairy creamer, perisa, atau bahan penstabil jika tidak jelas
kehalalannya sudah pasti jika dicampurkan dengan kopi murni yang berasal
dari biji kopi asli akan menyebabkan status kopi tersebut menjadi tidak
jelas kehalalannya juga. Jenis-jenis kopi campuran seperti ini
diproduksi dalam bentuk campuran siap seduh atau minuman siap minum
dalam kemasan.
Disamping jenis-jenis kopi siap seduh atau siap minum dalam kemasan yang
mudah ditemui sehari-hari di pasaran, saat ini semakin banyak juga kopi
siap minum yang dijual di restoran, kafe, ataupun hotel. Ngopi tidak
hanya menjadi budaya di warung-warung kecil tepi jalan, tapi kini
menjadi suatu gaya hidup kelas elit. Jika warung-warung sederhana hanya
menawarkan kopi tubruk atau coffee mix instan seduh, maka restoran, kafe
atau hotel biasanya menawarkan berbagai variasi jenis kopi yang diberi
bermacam nama yang sering membingungkan bagi orang-orang yang tidak
terbiasa.
Kafe, restoran, atau hotel biasanya menyiapkan minuman kopi dari biji
kopi asli yang disangrai sendiri, kemudian dengan menggunakan coffee
maker dihasilkan cairan ekstrak kopi. Seduhan kopi asli yang sangat kuat
rasa dan aromanya biasa ditawarkan dengan nama kopi espresso.
Selain itu, menu dasar kopi yang umum dijual biasanya mencakup kopi
dengan tambahan susu yang sering ditawarkan dengan nama caffee latte
atau jika dicampur coklat akan dihasilkan cappuccino. Keduanya dapat
dihidangkan dengan tambahan krim susu di atasnya dan ditaburi serbuk
cokalat atau kayu manis untuk cappuccino. Bagaimana status kehalalannya?
Seduhan kopi yang dihasilkan langsung dari biji kopi tentunya tidak
perlu diragukan kehalalannya. Yang perlu diperhatikan adalah tentunya
bahan-bahan campurannya. Tiga contoh menu dasar yang disebutkan di atas
menggunakan susu yang biasanya merupakan susu asli bukan non-dairy
creamer dan krim susu. Keduanya perlu diperhatikan apakah merupakan
bahan alami asli atau merupakan bahan hasil olahan sudah dicampur dengan
bahan-bahan lain. Selain itu, di luar negeri ada kebiasaan menambahkan
ekstra krim susu pada tempat terpisah yang sudah diberi seikit minuman
beralkohol. Hal ini jelas tidak halal.
Selain menu dasar tersebut, biasanya di dalam daftar menu ditawarkan
berbagai jenis minuman kopi lain baik dalam bentuk panas maupun dingin.
Dalam memilih nama minuman kopi yang belum dikenal, konsumen perlu
sekali berhati-hati, karena banyak jenis minuman kopi yang dicampur
dengan minuman beralkohol. Jika hanya menilik namanya, konsumen tidak
bisa dengan mudah mengenali kopi yang dicampur dengan minuman berakohol.
Kopi yang dicampur minuman beralkohol ada yang dihidangkan dalam keadaan
panas maupun dingin. Jenis minuman alkohol yang dicampurkan bisa hanya
satu jenis, akan tetapi bisa juga beberapa jenis. Ada minuman yang
ditambahkan berbagai herba, rempah cengkeh, kayu manis hingga ekstrak
jeruk. Cara menghidangkannya ada yang diberi krim susu di bagian
atasnya, ada pula yang tidak. Bagimanapun cara penyajiannya, jika kopi
sudah dicampur dengan minuman beralkohol jenis apapun, maka status kopi
yang semula halal berubah menjadi haram. Jadi, status hukumnya mengikuti
status minuman beralkohol yang menjadi campurannya, tanpa melihat berapa
jumlah yang dicampurkan. Sedikit maupun banyak, status keharamannya
tidak berbeda.
Berikut ini ini diberikan beberapa contoh nama minuman kopi yang
dicampur minuman beralkohol. Beberapa contoh nama minuman kopi yang
mengandung rum adalah Cajun Coffee, Danish Coffee, Jamaican Coffee,
Vermont Coffee, Tia Maria dan Spanish Coffee. Contoh-contoh lain yang
mengandung brandy adalah Colonial Coffee, Keoki Coffee dan German
Coffee. English Coffee seperti halnya Mexican Coffee dan French Coffee
mengandung kahlua, akan tetapi juga dicampur dengan London gin. Adapun
Irish Coffee yang terkenal itu ternyata dibuat dengan mencampurkan kopi
dengan gula, krim susu dan Irish whiskey. Beberapa jenis kopi selain
ditambahkan minuman keras juga ditambahkan buah, rempah ataupun herba
seperti Orleans Coffee (mengandung cognac , jeruk, dan cengkeh) dan
Coffee Brulot (mengandung brandy, kulit jeruk, cengkeh, kayu manis, dan
ekstrak vanila).
Mencermati kenyataan tersebut di atas, konsumen muslim perlu sekali
berhati-hati dalam memilih minuman kopi. Kita terbiasa dengan minuman
kopi standar dan tidak menyadari bahwa banyak minuman kopi yang diolah
dengan menambahkan berbagai jenis minuman beralkohol. Bertanya dan
mencari informasi sebelum memilih merupakan langkah yang harus
dilakukan. Jangan sampai terkecoh dengan nama coffee. Maksud hati
menghindar minuman beralkohol dan memilih kopi, ternyata yang terpilih
setali tiga uang dengan yang dihindari. n Ir Muti Arintawati MSi,
Anggota Pengurus dan Auditor Halal LP POM MUI
http://groups.yahoo.com/group/Halal-Baik-Enak/message/6602
Posted by: syamsya on: May 11, 2008
Allah Pencipta Alam Semesta menciptakan manusia untuk mengabdi kepada Allah, beserta dunia berikut isinya. Allah menciptakan semua itu, untuk dapat melayani kita supaya kita menghamba kepada Allah SWT.
Banyak orang yang jadi hina dan sengsara karena dia menjadi pelayan budak dia, Allah menciptakan uang supaya kita dapat dekat dengan Allah lewat uang yang dititipkan, agar bisa bersadaqah, zakat dan menolong orang sehingga derajat dia meningkat di sisi Allah. Namun sebaliknya, banyak orang yang menjadikan dirinya hamba uang, demi mencari uang dia sanggup berbuat licik, demi mencari uang dia mencuri, demi mendapatkan uang dia korupsi, padahal jauh sebelum kita dilahirkan rezeki kita sudah diciptakan oleh Allah SWT.
Kalau kita yakin Allah akan mencukupi maka pasti cukup, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya, inilah sebenarnya yang berharga. Banyak orang yang tidak pernah mau berlatih, puas hanya dengan jaminan dari Allah, selebihnya kecewa. Kalau kita ingin dicukupi hidupnya oleh Allah, pantangannya hanya satu Pantang berharap kepada makhluk!. Sebab Allah Maha Pencemburu, Allah Yang Membagikan rezeki tidak suka makhluknya bergantung kepada makhluk, kalau hamba bergantung hanya kepada Allah Wamayyatawakkal ‘allallah fahuwa hasbuh Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). (QS Ath Thalaq [65]: 2-3)
Rezeki tidak selalu identik dengan makanan, uang, pujian tetapi kesabaran juga rezeki Jadi orang yang banyak rezeki jangan dihitung dari orang yang banyak tabungannya, karena tabungan itu dilihat tidak dipegang tidak, rezeki itu adalah bagaimana Allah membimbing kita supaya kita dekat dengan Allah, adakalanya dalam bentuk hutang gara-gara hutang tiap malam menjadi tahajud, adakalanya dalam bentuk disakiti oleh suami, jadi tolong selalu yakini rezeki yang terbesar adalah ketika hijab diangkat menjadi yakin kepada Allah, itulah yang membuat kita terjamin dalam hidup ini.
Syekh Ahmad Ataillah mengingatkan, Andaikata Allah tidak menampakan kekuasaan pada benda-benda alam, tidak mungkin adanya penglihatan pada-Nya. Andaikata Allah Ta’ala menampakan sifat-sifat-Nya, pasti benda-benda itu akan musnah. Andaikata Allah Ta’ala menampakan diri-Nya pada makhluk di alam semesta ini , maka Allah akan mudah terlihat..
Akan tetapi Allah tidak akan menyatakan dirinya dalam bentuk benda , sebab benda-benda itu adalah ciptaan Allah sendiri. Pencipta lebih mulia dari hasil ciptaan-Nya. Oleh karena itu sang Pencipta menunjukan dirinya dalam bentuk ciptaan-ciptaan-Nya sendiri.Sebab, kalau demikian, tidak ada bedanya antara Maha Pencipta dengan ciptaan-Nya.Dan benda-benda ciptaan itu akan hancur berantakan apabila wujud Allah sama dengan benda-benda.
Allah adalah pencipta kita, dan kita tidak dapat melihat Allah yang sebenarnya, karena yang kita tahu hanyalah makhluk dan makhluk itu lemah. Mata kita tidak bisa melihat Allah karena mata ini sangat lemah, melihat jauh saja tidak sanggup, sangat dekat pun tidak kelihatan.
Kita bahkan tidak tahu alis kita yang sebenarnya, bulu mata, hidung, yang terdekat dengan mata saja tidak pernah terlihat, pendengaran kita juga lemah, kita tidak bisa mendengar semuanya, frekuensi yang lebih tinggi ataupun lebih rendah dari kemampuan pendengaran kita, suhu untuk tubuh kita juga terbatas andaikata diberikan suhu yang lebih tinggi ataupun lebih rendah tentu tidak akan sanggup kita menahannya.
Jadi bagaimana mungkin makhluk yang lemah bisa melihat Allah Yang Mahasempurna. Oleh karena itu, Allah menciptakan qalbu dan hati inilah sebenarnya yang bisa merasakan kehadiran Allah SWT sepanjang hati kita-nya bersih, andaikata hati kita bersih dapat kita rasakan Allah Yang Maha Menatap, Allah menggenggam langit, Allah menciptakan semuanya agar kita berpikir, Afalaa tatafakkaruun.(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau Menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, mka peliharalah kami dari siksa neraka.(QS Ali Imran [3]: 191) Itulah sebabnya, jika kita menginginkan hidup kita tenang maka kita harus serius untuk terus berjuang membersihkan hati ini. Wallahu a’lam.
Posted by: syamsya on: May 9, 2008
Aktivitas harian kadang menghadirkan rasa bosan sampai ke tingkat jenuh. Badan malas bergerak dan otak jadi malas mikir. Sangat tidak produktif! Yah, hari itu giliran saya mengalami entah untuk yang keberapa kalinya. Walau telah banyak buku teori yang dibaca sebagai penangkal, masih saja gagal.
Bermalas-malasan menjadi satu-satunya pilihan sambil berusaha merangkai khayalan yang indah tentang segala obsesi yang belum tercapai. Silih berganti dengan berandai-andai yang tanpa sadar membawa kepada rasa putus asa, “andai saja…” dan sederet rasa penyesalan yang tak kunjung usai. (Jauh sekali dari ummat dambaan Rasulullah: seorang mukmin yang kuat).
Kuasa Allah mengalihkan khayalan itu jadi sebuah perenungan yang panjang. Suara hati berebutan dalam proses penyadaran.
“Kamu Pengecut, kamu tidak berani hidup! Orang yang berani hidup akan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, karena hidup yang sekarang hanyalah sementara. Dia takkan menyia-nyiakannya, dia ingin hidup bahagia selamanya disamping Rabbul Izzati”
“Bukankah kamu pernah membaca? Rasulullah bersabda “dunia adalah sebaik-baik kendaraan menuju akhirat”. Dengan caramu sekarang, jangan harap deh kamu bisa menghasilkan yang terbaik”.
“Wake up donk! Atau kamu ingin bergabung bersama mereka yang bunuh diri hingga kamu tidak perlu lagi capek di hari esok atau kamu akan biarkan syarafmu tegang terus jadi tidak berfungsi hingga esok hari tidak usah berpikir lagi?”.
“Allah kuasa memberi peringatan dalam bentuk apapun. Kenapa harus menunggu peringatan itu datang kalau akal sehat masih mampu memperbaiki kesalahan yang terjadi? Menurut berita terbaru, 3 dari 1000 orang di Indonesia sakit jiwa. Kamu ingin menambah panjang daftar itu?”
Na’udzubillaahi min dzalik. Saya sadar… kemalasan telah ‘mengecilkan’ keberadaan Sang Khalik yang telah mempersembahkan semua yang terbaik untuk hamba-Nya. Awan beraneka rupa, tak pernah sama dari hari ke hari. Dihadirkan-Nya duka agar saya bisa merasakan indahnya bahagia, dihadiahi-Nya rasa gagal agar saya bisa memanjatkan syukur yang tak berhingga ketika berhasil. Sayalah yang menjadikan hidup terasa menjemukan. Astaghfirullahal’adziim. Sesungguhnya Allah tidak pernah zalim kepada hamba-hambaNya. Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazhaalimin.
Ya, segala hal yang bersifat manusiawi selalu bisa jadi alasan hingga kita permisif dalam menyikapi kemalasan dan kejenuhan. Bukan berarti, kita harus memaksakan diri dalam melakukan suatu pekerjaan. Bukan! Masih banyak alternatif lain untuk menjadikan hidup bermakna. Hobi tidak pernah mendatangkan rasa jenuh bukan? Namanya juga hobi –hal-hal yang disukai dan disenangi. Bagi yang hobi memasak, segera bangkit dari tempat tidur, masak makanan terbaik dan suguhkan untuk keluarga tercinta. Bagi yang hobi jalan-jalan, simaklah keagungan ciptaan-Nya dan ajaklah anak yatim, bahagiakan hati mereka. Percayalah, kebahagiaan itu menular! Bagi yang hobi membaca, bacalah sebanyak-banyaknya buku, cari hikmahnya dan ceritakan kepada yang lain. Tanpa disadari, kita sudah berdakwah. Atau langkahkan kaki ke rumah sahabat lama, guru atau orang yang pernah menyakiti kita sekalipun. Yakinlah, silaturahmi bisa merubah suasana hati. Dan jika memang terlalu lelah, berdzikirlah dalam diam… rasakan bahwa Dia begitu dekat… dekaaaat sekali…
Ah, ternyata dunia ini sungguh indah. Kunci menghilangkan rasa jenuh, ternyata sangat sederhana: BERGERAK! Hingga kita akhirnya hanya punya dua pilihan: ingin hidup seratus tahun lagi untuk berkarya atau ingin mati besok karena kita yakin hidup kita selama ini telah mengantongi cukup bekal dalam menyongsong kehidupan hakiki di surga-Nya. BERANI HIDUP!!! Wallaahu ‘a’lam.
Posted by: syamsya on: April 30, 2008
Seringkali sesuatu yg tdk diharapkan datang tak terduga. Namun, justru ketika mengharapkan sesuatu, sesuatu itu tak pernah datang walau sudah menunggu sekian lama.
Syamsya sering g’ ngerti dg alur kehidupan ini. Sesuatu terkadang datang ketika Syamsya belum siap, terutama sesuatu itu menuntut adanya perubahan dari diri Syamsya. Rasanya masih berat kalo Syamsya . . .
Siap berubah, siap juga menerima amanah. Itu yg bikin berat. Hiks… >_<
Haruskah Syamsya terima tugas itu . . . kalo berani maju, berarti akan ada revolusi ruhiyah besar-besaran yg harus Syamsya lakukan.
Bisa ngga’ ya . . .
U'r commant