PESONA
Dulu…
kulihat seberkas cahaya
yg terpantul dari sebuah permata
kilaunya… membuat mata silau
Dulu
kulihat sebuah kemilau
yg terang dari zamrud hijau
indahnya…
membuat kaum hawa terpukau
seindah ruby dan saphire
menawan seperti berlian
sejuk bak aquamarine
Kharisma itu bersinar
semakin cemerlang
seolah tak pernah pudar
aku terpana
aku terpesona
dan aku kagum dibuatnya
dulu…
dan kini
rasanya sama
Entah…
kadang aku terhenyak merenung sejenak… dan tersadar
aku sering lupa
pada Sang Pencipta
karna pesona…
Batu batu mulia
betapa indahnya…
hingga ingin kumiliki sendiri
sendiri…
ya, sendiri!!! tak ingin berbagi
Tapi, aku jijik
aku merasa picik dan licik
aku hanya mengagung-agungkan benda fana
sementara…
diri ini bukan apa-apa
hanya ampun yg kuminta padaNYA
yg tak tidur dan slalu terjaga
diriku begitu hina
karna cinta…
cinta selainNYA
hanya karena pesona
menenggelamkanku dalam buaian
lautan asmara
aku…
menghilang dari dunia nyata
dan terjebak dalam khayal
mimpi dan lamunan
Kawan…
Tlah kuminta padaNYA
Sungguh…
berkali-kali kutitikkan air mata
menghempaskan diri di atas sajadah
berbalut mukena
tapi tetap saja
aku merasa hina
sungguh malu dan papa
karena pesona
hanya pesona
ibarat batu-batu mulia
yg ingin kugenggam dan kumiliki sendiri
Semoga DIA…
DIA yg di sana…
di atas singgasanaNYA
slalu menguatkan hati untuk bertahan
agar tak semakin tenggelam dalam buaian
Semoga…
aku yakin… semua akan indah pada waktunya
Syamsya Hayyu
Surabaya, 28 September 2009
(curahan atas sesuatu yg tersimpan di dalam hati dan untuk mengingatkan adikku yg sangat kukasihi)